Pada dasarnya pengertian diet yang sebetulnya adalah pengaturan pola makan. Diet tidak rutin identik dengan pembatasan makanan. Tujuan diet bisa untuk menurunkan berat badan, bagi yang kelebihan berat badan, untuk menambah berat badan bagi yang ketidak lebihan berat badan, alias untuk mengendalikan sebuahgangguan penyakit supaya tidak terus parah dan untuk menolong penyembuhan sebuahpenyakit.
Diet rendah kalori adalah diet yang diberbagi untuk menurunkan berat badan pada penderita obesitas dengan membatasi kandungan energinya dibawah keperluan normal, lumayan vitamin, lumayan mineral, dan tidak sedikit mengandung serat.

Trik Menjalankan Diet Rendah Kalori

Prinsip dari diet sebanding rendah kalori adalah keseimbangan “energi negatif” di dalam tubuh. Artinya, asupan energi yang masuk ke dalam tubuh wajib lebih rendah daripada yang dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga untuk memenuhi keperluan kalori, tubuh bakal mengambilnya dari cadangan yang berupa lemak tubuh. Apabila lemak tubuh dibakar untuk memenuhi keperluan energi, maka bakal terjadi penurunan berat badan.
Guna menurunkan berat badan setidak sedikit ½-1 kg/minggu, maka asupan energi ditidak lebihi setidak sedikit 500-1.000 kkal/hari dari keperluan normal. Keperluan protein menjadi sedikit lebih tinggi, yaitu 1-1,5g/kg/BB/hari alias 15-20% dari keperluan energi total. Keperluan lemak 20-25% dari keperluan energi total, karbohidrat 55-65% dari total keperluan energi.

Trik Menjalankan Diet Rendah Kalori

Dalam meperbuat diet rendah kalori, ada berbagai faktor yang wajib diperbuat, yaitu :
  1. Asupan kalori wajib ditidak lebihi setidak sedikit 500-1.000 kalori di bawah keperluan normalnya. Keadaan ini bakal bisa menyebabkan penurunan berat badan 0,5-1kg per minggu. Pengurangan kalori diperbuat dengan mengurangi asupan makanan sumber karbohidrat dan lemak, semacam es krim, mentega/butter, kelapa/santan, minyak, daging, dan telur.
  2. Konsumsi protein masih dalam jumlah normal alias sedikit di atas keperluan normal, yakni 1-1,5 gr per kg berat badan per hari. Sumber protein yang baik adalah ikan, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Bahan-bahan tersebut umumnya kaya bakal protein, namun rendah lemak.
  3. Konsumsi mineral dan vitamin dalam jumlah cukup. Vitamin dan mineral tidak sedikit tersedia pada sayuran yang berwarna hijau dan buah-buahan yang berwarna kuning hingga merah. Tubuh masih bisa langsing, mesikipun sayuran yang dimakan dalam jumlah tidak sedikit.
  4. Kadar serat dalam makanan wajib lumayan tinggi untuk memberi rasa kenyang lebih lama. Semacam halnya vitamin dan mineral, serat bisa diperoleh dari sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Serat juga memiliki khasiat lain untuk kesehatan, yakni mencegah sembelit, kanker usus besar, jantung koroner, kencing manis, dan batu empedu.
  5. Asam lemak tidak jenuh ganda adalah tipe lemak yang sanggup menurunkan kadar kolesterol darah. Hasil penelitian membuktikan, orang yang diberi asam lemak tidak jenuh ganda kadar kolesterolnya merosot hingga 16%. Lemak ini tidak sedikit tersedia pada minyak bunga matahari, kedelai, jagung, dan biji kapas.