Jika Anda tinggal di Jakarta dan sering melewati jalan Salemba Raya, pasti sudah akrab dengan rumah sakit St Carolus yang merupakan rumah sakit tua di Jakarta. St Carolus Salemba merupakan rumah sakit yang sudah berdiri sejak Jakarta masih disebut Batavia dan Indonesia masih berada di bawah pemerintahan kolonial Belanda. Meski sudah familiar bagi masyarakat Jakarta, namun sejarah St Carolus belum diketahui banyak orang dengan detail. Bagi Anda yang penasaran dengan sejarah rumah sakit Katolik ini, berikut adalah uraian singkat mengenai awal mula RS ST Carolus didirikan hingga sekarang.

Sejarah Rumah Sakit St Carolus Salemba Jakarta Pusat

Rumah Sakit St Carolus atau sering disingkat dengan RSSC merupakan rumah sakit katolik pertama di Indonesia yang dalam pendiriannya di tahun 1910 diprakarsai oleh Vikaris Apostolis Batavia (sekarang Keuskupan Agung Jakarta). Memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi setiap lapisan masyarakat, pada tahun 1918, Vikaris Apostolis Batavia mendatangkan 10 suster berpengalaman dari Negara Belanda ke Batavia dan tiba di pelabuhan tanjung priok pada tanggal 7 Oktober 1918. Inilah awal mula RS ST Carolus menjadi rumah sakit umum yang mampu memberikan pelayanan kesehatan dengan lebih baik dan modern.

Tahun 1919, RS ST Carolus mulai memberikan pelayanan rawat inap dengan kapasitas pelayanan hingga 40 tempat tidur dipimpin oleh Mgr. E.S Luypen, SJ. Hingga Indonesia merdeka, rumah sakit ini telah menjadi rujukan perawatan terhadap masyarakat dari berbagai kalangan sosial. Tahun 1980 Presiden Indonesia kala itu yaitu Presiden Soeharto juga pernah dirawat di ST Carolus. Tahun 1993 ST Carolus sudah mampu melakukan operasi katarak dan memberi kesempatan melihat dengan lebih jelas bagi banyak orang khususnya para lansia.

Semakin bertambah pengalaman dalam memberikan pelayanan kesehatan, RS St Carolus semakin memiliki banyak predikat dan penghargaan. Salah satunya di tahun 2007, St carolus mendapatkan predikat rumah sakit sayang ibu dan bayi dengan adanya fasilitas lengkap dan tenaga ahli dalam memberikan upaya kesehatan optimal dan maksimal bagi ibu hamil dan bayi serta anak-anak. Selain itu RS ST Carolus juga sudah memiliki tenaga ahli sesuai dengan spesialisasi yang sudah ada di waktu tersebut dengan dukungan fasilitas prosedur medis yang modern. Tahun 2016, renovasi dilakukan mengingat usia bangunan utama RS St Carolus yang sudah tua. Diganti dengan rancangan rumah sakit ST Carolus Borromeus yang mulai digunakan di tahun 2018 hingga sekarang.

Kini RS St Carolus Jakarta merupakan salah satu rumah sakit besar dan modern di Jakarta Pusat yang menjadi rujukan bagi banyak pasien yang mengutamakan kenyamanan dan profesionalitas dalam berobat. Fasilitas rawat inap yang dimiliki terbagi menjadi beberapa kategori kelas yaitu dari kelas III hingga kelas I, Kelas VIP A dan B, Super VIP, Suites Room dan Executive Room serta ruang penginapan untuk ibu menyusui yang bayinya masih di rawat di fasilitas NICU.

Bagi Anda yang ingin berobat di St Carolus Salemba, dapat datang ke poli rawat jalan dari pukul 08.00 hingga 14.00. Namun jika Anda memiliki kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan segera, dapat datang ke Instalasi Gawat Darurat St Carolus yang buka 24 jam sehari. Selain pelayanan di dalam rumah sakit, St Carolus juga menyediakan pelayanan kesehatan di rumah dimana perawat dan dokter akan datang berkunjung sesuai dengan kondisi pasien untuk melakukan perawatan dan pengobatan di rumah demi kenyamanan pasien dan mempercepat kesembuhannya.